{"id":4954,"date":"2026-07-16T08:03:03","date_gmt":"2026-07-16T08:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/?p=4954"},"modified":"2026-07-16T08:03:03","modified_gmt":"2026-07-16T08:03:03","slug":"sma-ipiems-surabaya-berkolaborasi-dengan-unesa-tingkatkan-literasi-bahasa-jerman-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/2026\/07\/16\/sma-ipiems-surabaya-berkolaborasi-dengan-unesa-tingkatkan-literasi-bahasa-jerman-siswa\/","title":{"rendered":"SMA IPIEMS Surabaya Berkolaborasi dengan UNESA Tingkatkan Literasi Bahasa Jerman Siswa"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-16-at-14.59.46-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4955\" srcset=\"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-16-at-14.59.46-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-16-at-14.59.46-300x225.jpeg 300w, https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-16-at-14.59.46-768x576.jpeg 768w, https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-16-at-14.59.46.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>SMA IPIEMS Surabaya Berkolaborasi dengan UNESA Tingkatkan Literasi Bahasa Jerman Siswa Di tengah pesatnya arus globalisasi, kemampuan literasi menjadi salah satu kompetensi yang harus terus dikembangkan oleh peserta didik. Literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami budaya, berpikir kritis, serta menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka. Sebagai bentuk implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas, Program Studi Sastra Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk &#8220;Penguatan Literasi Bahasa Jerman Berbasis Dongeng Jerman bagi Siswa SMA IPIEMS Surabaya sebagai Wujud Implementasi SDG 4: Pendidikan Berkualitas&#8221; pada Senin, 15 Juni 2026 di SMA IPIEMS Surabaya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran bahasa asing yang inovatif, kontekstual, dan menyenangkan. Melalui pendekatan literasi berbasis dongeng, para siswa diajak mengenal bahasa sekaligus budaya Jerman dengan metode yang interaktif sehingga proses belajar terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari keluarga besar SMA IPIEMS Surabaya, yang dihadiri oleh Kepala Sekolah Sukariono, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Arifa Pranoto, S.Pd., Gr., Staf Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Armita Hildan Haniyah, S.Pd., Gr., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Masturi, S.Th.I., Gr., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Rian Kurnia Dewangga, S.Sos., Gr., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Beny Wahyudi, S.E., Guru Bahasa Jerman Dian Andrianto, S.Pd., Gr., serta para siswa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didampingi oleh tim dosen Program Studi Sastra Jerman FBS UNESA yang terdiri atas Dr. Wisma Kurniawati, M.Pd., Dra. Raden Roro Dyah Woroharsi Parnaningroem, M.Pd., dan Meilita Hardika, S.Pd., M.A., serta didukung oleh enam mahasiswa Program Studi Sastra Jerman yang turut berperan aktif dalam mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi &#8220;Sich vorstellen&#8221; (perkenalan dalam bahasa Jerman) oleh Dr. Wisma Kurniawati, M.Pd. Materi dikemas secara interaktif melalui permainan dan praktik sederhana sehingga siswa dapat mengenal ungkapan dasar bahasa Jerman sekaligus membangun rasa percaya diri untuk mulai berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Suasana pembelajaran semakin hidup ketika peserta diajak mengenal berbagai dongeng klasik Jerman beserta kosakata yang terkandung di dalamnya. Dongeng-dongeng tersebut tidak hanya menghadirkan cerita yang menarik, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya serta pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Materi pengenalan dongeng Jerman disampaikan oleh Meilita Hardika, S.Pd., M.A. Melalui pendekatan literasi berbasis dongeng, siswa diajak memahami bahwa pembelajaran bahasa asing dapat dilakukan secara menyenangkan sekaligus bermakna. Dongeng dipilih sebagai media pembelajaran karena mampu meningkatkan kemampuan membaca, memperkaya kosakata, serta membantu peserta didik memahami keberagaman budaya dunia. Tidak hanya menerima materi, para siswa juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi dan unjuk diri yang dipandu oleh Dra. Raden Roro Dyah Woroharsi Parnaningroem, M.Pd. Pada sesi ini, siswa membaca, mendiskusikan, kemudian mempresentasikan hasil pemahaman mereka terhadap dongeng yang telah dipelajari. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan gagasan di depan umum. Menurut tim pelaksana, pembelajaran bahasa asing melalui cerita rakyat dan dongeng merupakan strategi yang efektif karena mampu mengintegrasikan aspek kebahasaan dengan pendidikan karakter. Selain mengenalkan budaya Jerman, peserta didik juga diajak merefleksikan berbagai nilai universal, seperti kerja keras, keberanian, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penguatan komitmen kerja sama antara SMA IPIEMS dengan Program Studi S-1 Sastra Jerman FBS UNESA Surabaya yang diwakili oleh Kepala Sekolah, Sukariono, S.Pd. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu memperkaya pengalaman belajar siswa, khususnya dalam bidang bahasa dan budaya asing. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Sastra Jerman FBS UNESA berharap dapat terus memperluas kemitraan dengan sekolah-sekolah menengah dalam upaya meningkatkan literasi bahasa asing di kalangan generasi muda. Inovasi pembelajaran yang memadukan bahasa, budaya, dan kreativitas diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap bahasa Jerman, memperluas wawasan global, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kolaborasi antara SMA IPIEMS Surabaya dan UNESA ini juga menjadi wujud nyata implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman belajar yang inklusif, bermutu, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Dengan sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah, diharapkan semakin banyak inovasi pendidikan yang mampu menciptakan peserta didik yang berdaya saing global serta siap berkontribusi bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SMA IPIEMS Surabaya Berkolaborasi dengan UNESA Tingkatkan Literasi Bahasa Jerman Siswa Di tengah pesatnya arus globalisasi, kemampuan literasi menjadi salah satu kompetensi yang harus terus dikembangkan oleh peserta didik. Literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami budaya, berpikir kritis, serta menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan dunia&hellip; <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/2026\/07\/16\/sma-ipiems-surabaya-berkolaborasi-dengan-unesa-tingkatkan-literasi-bahasa-jerman-siswa\/\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">SMA IPIEMS Surabaya Berkolaborasi dengan UNESA Tingkatkan Literasi Bahasa Jerman Siswa<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,28,8],"tags":[],"class_list":["post-4954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik","category-pengumuman","category-umum","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4956,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4954\/revisions\/4956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaipiemssurabaya.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}